Koordinasi Pendataan Profil Budaya
Kamis 4 September 2025,
Pada hari Kamis 4 September 2025, telah dilaksanakan kegiatan Koordinasi Profil Budaya yang bertempat di Aula Kalurahan kegiatan ini diselenggarakan oleh Kalurahan Panjangrejo sebagai upaya untuk menyusun, memperbarui, dan menyelaraskan data serta informasi mengenai potensi budaya yang ada di wilayah Kalurahan Panjangrejo.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai unsur, antara lain unsur pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan/desa, tokoh adat, seniman, budayawan, serta perwakilan dari komunitas budaya lokal. Dalam forum koordinasi ini, peserta berdiskusi dan berbagi informasi mengenai berbagai unsur budaya lokal yang mencakup:
-
Warisan Budaya Tak Benda (WBTb)
Seperti tradisi lisan, upacara adat, seni pertunjukan, pengetahuan lokal, hingga kearifan dalam pengelolaan lingkungan hidup. -
Warisan Budaya Benda
Meliputi situs sejarah, bangunan cagar budaya, benda arkeologis, dan artefak budaya lainnya yang memiliki nilai historis dan identitas lokal. -
Kelembagaan dan Komunitas Budaya
Pemetaan terhadap kelompok atau komunitas adat serta organisasi kebudayaan yang aktif dalam pelestarian budaya daerah. -
Ekspresi Budaya Kontemporer
Termasuk perkembangan seni modern, kuliner tradisional, dan produk-produk kreatif berbasis budaya lokal.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyusun Profil Budaya Daerah yang akurat, komprehensif, dan berkelanjutan, yang nantinya akan menjadi basis data kebudayaan dalam rangka perencanaan program pelestarian, pengembangan, serta pemanfaatan budaya secara tepat sasaran.
Kegiatan koordinasi ini juga menjadi ruang dialog antara pemangku kepentingan budaya agar terjadi sinergi yang kuat dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya daerah.
Sebagai tindak lanjut, hasil dari koordinasi ini akan dijadikan bahan penyusunan dokumen Profil Budaya Daerah, yang selanjutnya akan diinput ke dalam platform Sistem Informasi Kebudayaan atau menjadi bagian dari laporan kebudayaan tingkat daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan budaya lokal yang ada di wilayah [nama daerah] tidak hanya terdata secara sistematis, tetapi juga dapat terus dijaga eksistensinya serta diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas dan kekuatan bangsa.
Kirim Komentar